Text Practice Mode
Manajemen Proyek Pembangunan Perumahan Residensial
created Tuesday January 27, 02:42 by Letmeseetheworld
0
209 words
11 completed
0
Rating visible after 3 or more votes
saving score / loading statistics ...
00:00
Proses pembangunan sebuah unit perumahan dimulai dengan pekerjaan bouplank untuk menentukan titik as bangunan sesuai dengan gambar denah. Seorang pelaksana lapangan harus memastikan bahwa sudut fondasi benar-benar siku menggunakan metode perbandingan 3:4:5. Material yang digunakan untuk struktur utama adalah beton bertulang dengan kuat tekan karakteristik K-250 atau setara dengan fc’ 20,75 MPa. Besi tulangan yang digunakan wajib memiliki standar SNI dengan variasi diameter mulai dari 8 mm hingga 12 mm.
Pada tahap pekerjaan dinding, pemasangan bata ringan (hebel) menggunakan mortar instan lebih dipilih karena durasi pengerjaan yang lebih efisien dan rapi. Campuran spesi untuk plesteran biasanya menggunakan perbandingan volume 1 PC : 4 Pasir. Setelah dinding berdiri, pemasangan rangka atap baja ringan tipe Galvalume dilakukan dengan presisi tinggi. Sudut kemiringan atap diatur pada kisaran 30° hingga 35° agar aliran air hujan lancar dan tidak terjadi kebocoran ( leakage ).
Tahap akhir atau finishing meliputi pemasangan lantai granit ukuran 60x60 cm dan instalasi sanitasi air bersih. Seluruh progres pekerjaan dicatat dalam laporan harian proyek untuk memantau nilai Kurva-S agar tidak terjadi keterlambatan ( deviasi ) jadwal. Standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja atau K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) harus dipatuhi secara ketat, seperti kewajiban menggunakan helm proyek, rompi reflektor, dan sepatu safety guna menjamin zero accident di lokasi proyek konstruksi.
Pada tahap pekerjaan dinding, pemasangan bata ringan (hebel) menggunakan mortar instan lebih dipilih karena durasi pengerjaan yang lebih efisien dan rapi. Campuran spesi untuk plesteran biasanya menggunakan perbandingan volume 1 PC : 4 Pasir. Setelah dinding berdiri, pemasangan rangka atap baja ringan tipe Galvalume dilakukan dengan presisi tinggi. Sudut kemiringan atap diatur pada kisaran 30° hingga 35° agar aliran air hujan lancar dan tidak terjadi kebocoran ( leakage ).
Tahap akhir atau finishing meliputi pemasangan lantai granit ukuran 60x60 cm dan instalasi sanitasi air bersih. Seluruh progres pekerjaan dicatat dalam laporan harian proyek untuk memantau nilai Kurva-S agar tidak terjadi keterlambatan ( deviasi ) jadwal. Standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja atau K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) harus dipatuhi secara ketat, seperti kewajiban menggunakan helm proyek, rompi reflektor, dan sepatu safety guna menjamin zero accident di lokasi proyek konstruksi.
saving score / loading statistics ...