eng
competition

Text Practice Mode

Nasib pekerja kantoran (panjang)

created Sep 14th, 18:19 by FriedCabbage


0


Rating

508 words
44 completed
00:00
Hari ini adalah hari pertama aku bekerja di perusahaan ini. Hari pertama yang sangat melelahkan. Aku tidak menyangka akan ada begitu banyak pekerjaan yang diberikan oleh atasanku. Tidak hanya itu, teman satu divisiku juga sering sekali meminta bantuan kepadaku. Apakah hari pertama adalah hari pencobaan? Ada berapa banyak lagi hari pencobaan yang akan datang? Ah kurasa aku terlalu banyak mengeluh. Seharusnya aku bersyukur bisa bekerja di perusahaan yang kuimpikan sejak aku masih duduk di bangku SMP.
 
Setelah jam kerjaku berakhir, aku langsung diajak pergi oleh seorang teman baru di hari pertamaku, untuk makan malam di sebuah restoran di dekat kantor. Aku langsung setuju karena aku memang sudah lapar dan di rumah tidak ada makanan. Setelah kami sampai ke restoran tersebut, aku terkejut karena restoran ini terkenal mahal dan aku membawa uang yang pas-pasan tetapi karena ingin memberikan kesan pertama yang baik, mau tidak mau aku memasuki restoran tersebut untuk makan malam bersama temanku. Aku berjanji pada diriku sendiri bahwa ini adalah hari terakhir di bulan ini aku makan di restoran yang mahal.
 
Jarum jam sudah menunjuk ke angka delapan. Lebih tepatnya, ini sudah pukul 08:23. Aku tidak menyangka waktu berjalan secepat ini. Memang, waktu berbincang bersama teman untuk menggosip bisa berakhir secepat kilat. Setelah melihat jam, kami langsung beranjak dari meja kami untuk membayar makanan kami dan segera pulang. Sesampainya di rumah, aku merasa lelah sekali. Badanku pegal-pegal seperti orang yang habis berolahraga intense. Tanpa berpikir panjang, aku langsung pergi ke kamar mandiku untuk mandi dengan air yang hangat. Benar-benar tidak ada yang bisa mengalahkan enaknya mandi air hangat setelah seharian beraktivitas. Setelah mandi, aku langsung memakai baju tidurku dan langung pergi tidur sambil berharap kalau hari esok tidak seberat hari ini.
 
Mataku terbuka tetapi aku tidak mendengar suara alarm. Apa aku bangun lebih cepat daripada bunyi alarmku? Hm memang tidak ada yang bisa mengalahkan semangat orang yang baru bekerja di perusahaan favoritnya. Kupikir tidak ada salahnya untuk memejamkan mata kembali tetapi kurasa ada yang janggal karena biasanya saat kubangun, ada banyak suara burung berkicau tetapi kali ini tidak ada. Setelah kucek jam di hp-ku, aku langsung berdiri tegak. Aku terlambat! Aku langsung bergegas pergi ke kamar mandi untuk mandi kilat, kupakai seragamku, dan langsung berangkat ke kantor. Duh hari ini dimulai dengan hal yang tidak menyenangkan. Kuharap sisa hari ini bisa menghiburku.
 
Aku tiba di kantor tepat lima menit sebelum jam kerja dimulai. Aku merasa lega sekali. Setelah kurapihkan bajuku yang kusut karena teburu-buru, aku langsung memasuki ruanganku dan kunyalakan komputerku. Setelah beberapa jam aku bekerja, aku merasa kesialanku hanya terjadi di pagi hari saja karena sampai saat ini tidak ada sesuatu yang membuat suasana hatiku kacau. Di saat aku mulai tersenyum bahagia, atasanku muncul tepat di hadapanku dan berkata "Semuanya! Target kita bulan ini masih jauh dari kata selesai. Karena ini sudah mendekati akhir bulan, saya harap kita semua bisa bekerja lebih keras dari biasanya." Mendengar hal itu, aku langsung terkejut. Setelah berbicara seperti itu, atasanku langsung melihatku dan kembali berkata "Itu artinya kamu harus lembur hari ini, Sarah." Ah... Ternyata kesialanku hari ini belum selesai.

saving score / loading statistics ...